Advertisement

Strategi Manajemen Mengalokasikan Gaji dan Pendapatan Tiap Bulan

Mengalokasikan Gaji Tiap Bulan dan Manajemen Keuangan

Dalam strategi manajemen keuangan khususnya mengelola pendapatan atau gaji tiap bulan sudah selayaknya untuk dipelajari dan dilaksanakan dengan sebaik baiknya.

Ketika anda sudah bekerja pastinya setiap bulannya anda akan mendapatkan gaji kan? Tetapi masalahnya ketika gaji sudah turun tidak beberapa lama sudah habis tanpa sisa.

Inilah yang kemudian membuat anda pusing karena sebelum datang gajian bulan selanjutnya uang anda sudah habis. Gaji anda seakan hanya numpang lewat saja. Ketika uang telah habis baru anda melakukan perhitungan.

Padahal anda sudah merasa sudah hidup hemat dan hanya membeli barang barang sesuai dengan kebutuhan saja. Akan tetapi uang anda tetap saja habis tanpa jejak. Lalau bagaimana cara untuk bisa mengelola gaji bulanan anda dengan baik? Berikut ulasannya.

Tips Mengalokasikan Gaji dan Manajemen Keuangan Pribadi

Di tahun 2017 ini mungkin anda ingin memperbaiki system pengelolaan keuangan anda menjadi lebih baik, maka anda bisa menerapkan beberapa tips berikut ini.

#1 Jangan pernah lupakan untuk sedekah

Ketika gaji bulanan anda telah turun maka alangkah baiknya anda menyisihkannya sekitar 10% untuk anda sedekahkan, supaya rejeki anda lebih bermanfaat dan mendatangkan barokah.

Itulah pentingnya dari sedekah. Keberkahan itu memang secara fisik kita tidak bisa melihatnya namun secara psikis anda pasti bisa merasakan manfaatnya dan perbedaannya, ketika anda sudah bersedekah dan sebelum melakukannya.

Percayalah bahwa dengan melakukan sedekah rejeki anda tidak akan habis bahkan bisa bertambah. Anda tidak percaya? Silahkan diterapkan sendiri.

#2 Anggarkan sebesar 30% untuk di tabung

Nah, ketika bagian untuk bersedekah sudah anda sisihkan maka bukan berarti sisanya anda gunakan sepenuhnya untuk kebutuhan konsumsi, melainkan bisa anda sisishkan juga untuk ditabung sekitar 1 juta atau kalau terlalu besar bisa menguranginya.

Anda bisa memulainya dengan angka angka yang kecil terlebih dahulu kemudian ketika anda sudah terbiasa maka anda bisa meningkatkan nominalnya supaya uang anda tidak habis begitu saja untuk membeli hal hal yang kurang penting.

Dengan menabung kebutuhan anda akan lebih terjamin, bahkan ketika ada keadaan mendesak pun anda bisa menggunakan uang anda sendiri tanpa harus bingung mencari pinjaman ke sana kemari.

Bahkan dengan tabungan tersebut anda juga bisa memanfaatkannya untuk membangun rumah atau membeli hunian seperti apartemen.

Bukankah itu lebih bermanfaat bagi kehidupan anda. Oleh sebab itu mulai sekarang biasakanlah diri anda untuk menabung supaya anda tidak menjadi orang yang boros.

Jangan lupa simak juga ulasan mengenai strategi investasi dengan tabungan deposito serta artikel menarik lainnya tentang cara mengelola atau manajemen keuangan keluarga yang tepat.

#3 Alokasikan 20% untuk hiburan menyenangkan diri

Kalau anda perlu untuk menyegarkan pikiran anda dari pekerjaan yang begitu membosankan maka tidak ada salahnya untuk meluangkan waktu anda untuk berlibur.

Namun sebelum memutuskan untuk berlibur alangkah baiknya jika anda mengalokasikan uang anda terlebih dahulu sebagai persiapan awal anda.

Hal ini penting anda lakukan mengingat jika bulan depan anda memutuskan untuk berlibur maka anda tidak perlu menggunakan gaji anda seutuhnya untuk kegiatan rekreasi.

Akan tetapi anda bisa menggunakan uang anda sebelumnya yang telah anda persiapkan khusus untuk kegiatan ini.

Sehingga anda tidak perlu untuk membuang uang anda terlalu banyak. Maksudnya di sini bukanlah pelit akan tetapi mengelola uang anda dengan sebaik baiknya supaya tidak hilang begitu saja.

Alokasikanlah sekitar 20% untuk kebutuhan ini. Upayakan untuk selalu konsisten dengan nominal ini.

#4 Kebutuhan hidup sehari hari

Nah, untuk tips yang terakhir adalah mengenai pos pengeluaran kebutuhan sehari hari anda.

Mungkin jumlahnya lebih besar dari yang sebelumnya, akan tetapi hal ini sifatnya sangatlah fital karena bila tidak terpenuhi bisa mengganggu kehidupan anda.

Klasifikasikan pos pos pengeluaran berdasarkan prioritasnya sehingga mana kebutuhan yang lebih penting bisa anda dahulukan.

Misalnya saja kebutuhan mengenai makan, transport, biaya listrik dan air, pulsa dan lain sebagainya. Presentasenya kira kira sekitar 40%. Presentase segini saya rasa tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!