Advertisement

3 Jenis Pinjaman dan Cara Ajukan Kredit Untuk Tambahan Modal Bisnis dan Usaha

Pinjaman kredit tambahan modal usaha dan bisnis

Mengajukan kredit untuk tambahan modal menjalankan bisnis dan usaha tentunya akan sangat membantu bagi para penggerak UKM ataupun bagi masyarakat yang hendak mengembangkan bisnisnya.

Mendirikan sebuah usaha itu tidaklah mudah, entah itu usaha besar maupun usaha kecil menengah, keduanya sama sama membutuhkan modal walaupun nilainya berbeda. Perlu anda ketahui bahwa modal itu bukan hanya berupa materi saja. Akan tetapi ada komponen lain yang juga tidak kalah pentingnya untuk mendukung berdirinya usaha anda.

Tapi pada umumnya modal dari segi materilah yang lebih menang dari pada modal yang lain.

Itulah faktanya yang terjadi di lapangan. Mereka yang umumnya memiliki ide yang cemerlang akan kalah dengan yang memiliki banyak uang.

Dengan modal tersebut sebuah usaha akan lebih mudah untuk berkembang. Namun seiring berjalannya waktu tidak jarang mengalami kekurangan sehingga memaksa anda untuk mendapatkan tambahan.

Untuk mencari modal usaha itu bisa dikatakan gampang gampang susah. Anda bisa meminjamnya melalui keluarga ataupun teman. Namun meminjam dengan nilai yang cukup besar bukanlah perkara yang mudah. Oleh sebab itu anda perlu untuk mencari formula lain untuk mengatasinya salah satunya yakni dengan mengajukan pinjaman modal dari lembaga keuangan.

3 Macam pinjaman kredit uang solusi tercepat mendapatkan tambahan modal usaha

Untuk bisa mendapatkan pinjaman modal tersebut anda bisa melakukan beberapa cara di bawah ini:

#1 Pinjaman dengan jaminan aset berharga

Dengan mempunyai harta benda maka kesempatan anda untuk membangun usaha akan semakin mudah. Karena aset yang anda miliki tersebut bisa anda jaminkan untuk mendapatkan modal pinjaman dari lembaga keuangan.

Namun yang menjadi pertanyaan saat ini adalah apa saja yang bisa dijaminkan?

Menurut Peraturan Bank Indonesia (BI) No. 9/PBI/2007 jaminan yang bisa digunakan dalam pengajuan kredit itu berupa tanah, bangunan, kendaraan bermotor, mesin pabrik, surat surat berharga, saham, pesawat udara atau kapal laut dan juga emas bisa dijaminkan.

Persyaratan yang harus dipenuhi:

  1. Umur minimal 21 tahun dan ketika pelunansan maksimal berusia 55 tahun
  2. Ada aset yang bisa dijaminkan dan menyerahkan dokumen yang dibutuhkan

Untuk plafon yang akan diberikan nanti akan disesuaikan dengan dana yang diajukan serta nilai jual aset yang dijaminkan.

Selain datang langsung ke kantor lembaga keuangan anda juga bisa mengajukan permohonan pinjaman secara online. Sebelum benar benar mengajukan permohonan pinjaman akan lebih baik jika anda mencari informasi lebih banyak mengenai hal tersebut dari berbagai lembaga keuangan sehingga anda bisa melakukan perbandingan mengenai bunga dan besarnya cicilan untuk setiap bulan.

Untuk mengajukan permohonan pinjaman, anda harus memenuhi berbagai persyaratan berikut ini:

  • Fotocopy KTP, NPWP dan SPT tahunan beserta dengan Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopy Akta Nikah/Surat Cerai/Surat Kematian dan Perjanjian Pra Nikah (jika sudah berkeluarga)
  • Fotocopy slip gaji 3 bulan terakhir (khusus untuk karyawan)
  • Fotocopy rekening bank 3 bulan terakhir
  • Fotocopy ijin usaha/SIUP/TDP (khusus untuk wirausaha)
  • Fotocopy ijin praktek (bagi professional)

Ilustrasi:

Pinjaman          :    Rp 100.000.000,00

Tenor                 :    5 tahun

Suku bunga      :    13%

Cicilan bulanan    :  Rp 2.300.000,00

#2 Kredit Tanpa Agunan (KTA) mengajukan pinjaman tanpa jaminan

Mungkin kebanyakan orang awam berpikiran bahwa mengajukan pinjaman ke bank itu harus memiliki barang untuk dijaminkan.

Sebenarnya pemikiran seperti ini salah adanya karena saat ini pihak bank telah banyak menawarkan kredit tanpa agunan yang biasa disebut dengan KTA.

Dengan adanya produk seperti ini dari bank maka nasabah tidak perlu lagi untuk khawatir dalam mendapatkan pinjaman dana walaupun tidak memiliki asset untuk dijaminkan.

Jenis kredit ini memiliki proses dan persyaratan yang cukup mudah. Bahkan plafon yang ditawarkan pun sampai pada nilai Rp 5juta hingga Rp 200juta.

Produk pinjaman KTA dari perbankan yang paling populer diantaranya adalah:

Syarat yang harus anda penuhi untuk mengajukan kredit ini adalah:

  • Usia maksimal 21 tahun ketika mengajukan dan maksimal 55 tahun pada saat kredit lunas.
  • Memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap setiap bulannya minimal Rp 2.500.000,00 (khusus untuk wilayah Jabodetabek)

Dokumen yang harus dipersiapkan adalah:

  • Fotocopy KTP
  • Fotocopy KK
  • Fotocopy surat nikah (jika sudah berkeluarga)
  • Fotocopy NPWP pribadi dan SPT tahunan PPh 21
  • Fotocopy rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Asli surat keterangan kerja dan slip gaji (khusus untuk karyawan dan professional)
  • Tagihan kartu kredit terakhir
  • Fotocopy SIUP, TDP dan NPWP perusahaan (khusus bagi wirausaha)
  • Fotocopy laporan keuangan (khusus bagi wirausaha)
  • Fotocopy ijin praktek (khusus bagi professional)

Ilustrasi:

Pinjaman               :    Rp 60.000.000,00

Tenor                      :    3 tahun

Suku bunga           :    1,29%

Cicilan bulanan    :    Rp 2.400.000,00

#3 Program kredit atau pinjaman dari pemerintah

Selain dari kedua jenis kredit di atas pihak pemerintah juga memberikan jensi kredit lain yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program ini telah diperkenalkan oleh pemerintah semenjak 5 November 2007. Program ini diperuntukkan pemerintah untuk para usaha kecil menengah atau koperasi.

Biasanya UKM yang bisa mengajukan kredit ini memiliki kekayaan bersih sekitar Rp 200juta bukan termasuk tanah dan bangunan.

Untuk bisa mengembangkan bisnis ini pemerintah telah melakukan kerjasama dengan beberapa bank yakni BRI, Mandiri, BNI, BTN dan ban bank lainnya sebagai penyalur dana kreditnya. Umumnya besarnya plafon yang ditawarkan bisa mencapai maksimum Rp 500 juta tergantung dari jenis usahanya.

Syarat yang harus dipenuhi oleh pemohon adalah sebagai berikut:

  • Berusia minimal 21 tahun ketika melakukan permohonan atau sudah menikah dan maksimal 60 tahun ketika kredit telah lunas
  • Belum pernah mendapatkan fasilitas kredit dengan kolektibilitas lancar atau tidak dalam kondisi kredit bermasalah

Dokumen yang harus dilengkapai sebagai berikut:

  • KTP
  • KK
  • Surat nikah bagi yang sudah berkeluarga

Khusus untuk kredit Rp 50juta ke atas legalitas usaha yang harus dipenuhi adalah:

  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
  • SKDU (Surat Keterangan Domisili Keluarga)
  • Surat keterangan usaha dari desa, dinas pasar atau otoritas setempat dimana yang bersangkutan memilki usaha
  • Fotocopy rekening giro atau tabungan selama 6 bulan terakhir

Demikian tadi 3 solusi untuk dapat memperoleh pinjaman kredit sebagai tambahan modal usaha dan bisnis yang selama ini sudah banyak disediakan oleh berbagai lembaga keuangan baik milik pemerintah maupun swasta.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!