Mengenal Kartu Kredit Virtual (VCC): Solusi Untuk Kebutuhan Transaksi Online

Kartu Kredit Virtual: Solusi Buat yang Susah Apply Kartu Kredit

Kartu kredit virtual atau Virtual Credit Card (VCC) ini cukup tersohor untuk kalangan orang-orang yang sering transaksi online. Untuk mereka yang masih sulit mendapatkan akses kepemilikan kartu kredit, atau pun khawatir terhadap kejahatan perbankan lewat kartu kredit, VCC bisa jadi solusi alternatif.

VCC memang hampir mirip dengan kartu kredit karena dia memiliki data-data seperti

  • 16 digit nomor kartu
  • 3 digit nomer CVV (tiga nomer dibelakang kartu atau kerap disebu card verification value)
  • Nama pemilik dan
  • Tanggal kadaluarsa.

Kamu bisa memperoleh VCC melalui beberapa situs online hanya dengan mengisi data utama membayar sejumlah uang, salah satu contohnya yang sudah sangat populer ialah kartu JENIUS BTPN. Dengan kartu tersebut Kamu pun memiliki VCC untuk digunakan bertransaksi online.

Ada yang bilang VCC ini mirip dengan kartu pra bayar telepon genggam yaitu kamu harus mengisi sejumlah uang ke dalamnya untuk bisa bertransaksi. Memang sih saat kamu mendapatkan VCC, sudah ada sejumlah saldo di dalamnya (jumlahnya tergantung penjual VCC),  tetapi jumlah itu tidak banyak dan harus kamu tambahkan lagi.

Berikut jenis VCC yang mungkin perlu kamu ketahui

#1 VCC Tanpa Data Diri

Kamu bisa mendapatkan VCC ini dengan mudah tanpa harus mengisi data diri seperti halnya kamu mengajukan diri menjadi pemilik kartu kredit.

Pembuatan VCC ini cukup cepat dan tanpa ribet. Kamu bahkan juga bisa mengunakan nama sembarangan karena, ya itu tadi tak ada keperluan mengisi data sesuai dengan KTP kamu.

Baca juga  Meminjamkan Uang Pada Teman, Berikut 6 Syarat Penting Biar Tidak Rugi

Tapi perlu diketahui, VCC ini hanyalah bisa digunakan pada transaksi tanpa verifikasi.

#2 VCC dengan Address Verification System (AVS)

Buat kamu yang melakukan transaksi dengan verifikasi, VCC jenis ini lebih disarankan. Selain lebih aman, kamu juga bisa mengunakan VCC jenis ini untuk transaksi di website yang mengutamakan keamanan dan juga akses ke paypal dan perbankan.

Kamu harus mengisi data diri sesuai dengan KTP atau SIM oleh penjual VCC. Selain itu harganya sedikit lebih mahal dibanding VCC tanpa identitas sebelumnya.

#3 VCC tanpa Isi Ulang

Selain dua VCC di atas, ada juga VCC yang cuma dilakukan untuk transaksi online tetapi tidak bisa diisi ulang. Guna VCC ini hanyalah untuk verifikasi akun kamu, seperto paypal misalnya, atau kamu ingin menjual dan membeli barang di website ebay, nah kamu bisa gunakan VCC jenis ini.

Selain tiga jenis VCC di atas, terkadang VCC juga dibagi berdasarkan lamanya tanggal kadaluarsa, yang minimalnya mencapai 4 bulan atau sampai 8 tahun. Meskipun demikian kebanyakan para netter mengunakan VCC yang kadaluarsanya hanya setahun saja.

Nah, sekarang apa sih keuntungan dari mengunakan VCC? Ternyata cukup banyak. Diantaranya:

  • Kamu bisa mengunakannya untuk belanja online tanpa harus memiliki kartu kredit. Misalnya belanja barang, software berbayar dan lain-lain.
  • Bisa digunakan untuk berjualan di situs online
  • Bisa digunakan untuk verifikasi akun paypal kamu.
Baca juga  Cara Mendapatkan Sumber Modal Alternatif Bagi UKM dan Bisnis Kecil Lainnya

Oh ya dengan mengunakan VCC kamu bisa memiliki account paypal lebih dari satu, berbeda dengan mengunakan kartu kredit sungguhan, dimana satu akun paypal akan dihubungkan dengan satu kartu kredit saja.

  • Berbelanja lebih aman dan kamu bisa melindungi data pribadimu

Meskipun banyak keuntungan yang bisa kamu peroleh dari VCC, ada juga beberapa kelemahan VCC yang mungkin perlu kamu ketahui. Misalnya:

  • Tak Semua Situs VCC dapat dipercaya

Pastikan kamu mendapatkan penjual VCC yang bisa dipercaya sehingga kamu bisa bebas dari kemungkinan ditipu. Banyak kasus dimana para pembeli VCC tidak mendapatkan barang yang mereka inginkan karena uangnya sudah dilarikan sang penjual, atau saat terjadi masalah di akun paypal kamu setelah verifikasi VCC, si pemilik jasa menolak untuk tanggung jawab.

  • Rawan Penipuan

Karena semua transaksi dilakukan secara online, jadi rawan yang namanya penipuan. Misalnya kamu mengunakan VCC dan melakukan verifikasi paypal, kamu kemungkinan akan mentransfer sejumlah uang ke rekening pemilik jasa ini.

Perhatikan baik-baik semua tahapan proses yang tertera pada layar. Dan pastikan keamanan akun kamu supaya kamu tidak menjadi korban penipuan.

Sudah siap untuk melakukan transaksi online? Semoga informasi di artikel ini dapat membantu kamu ya.

Info Terkait

Baca juga  Penjelasan dan Contoh Piutang Dalam Akuntansi Menurut Para Ahli

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *