Strategi Melamar Pekerjaan Supaya Lebih Mudah dan Cepat Diterima

Cara cepat dan mudah diterima melamar pekerjaan

Bagaimanakah cara untuk mendapatkan pekerjaan yang efektif agar mudah direkrut? Dan bagaimana strategi cara melamar kerja supaya lebih cepat diterima?

Itu merupakan pertanyaan yang sudah sangat klasik dan tentu saja sampai sekarang pun banyak orang yang bertanya, kususnya bagi anda yang sedang mencari atau melamar pekerjaan.

Semua orang sudah mengetahui pula bahwa zaman sekarang untuk mendapatkan pekerjaan bukanlah hal remeh dan mudah untuk dilakukan.

Terlebih apabila ternyata anda ingin memiliki pekerjaan pada tempat yang memiliki banyak peminat pula seperti pada:

  • Sektor Perbankan: Bank BCA, Mandiri, Danamon, BRI, BNI, dan lain sebagainya
  • Sektor Perusahaan Technology: Kaskus, Bukalapak, Google, Tokopedia, dan lain sebagainya
  • Pada Perusahaan Swasta: Jco, KFC, McD, perhotelan, Indomaret, Alfamart, dan lain sebagainya
  • Melamar pekerjaan di luar negeri

Tentu saja tempat-tempat diatas merupakan keinginan orang banyak untuk bekerja, kan? Maka dari itu berikut ini telah kami rangkumkan untuk anda terkait kiat-kiat untuk melamar pekerjaan agar mudah untuk diterima/hired

Kemudian, setelah berkas lengkap lamaran pekerjaan anda telah diterima, tahap yang cukup sulit dan menantang selanjutnya adalah interview/wawancara. Maka disarankan agar anda lebih siap silakan baca ulasan mengenai Strategi agar lolos interview atau wawancara kerja.

Mengapa hal ini dianggap cukup sulit dan menantang? karena pada kenyataannya banyak yang gugur pada tahap ini.

Tentu saja sangat disayangkan, bukan? karena ketika berkas lamaran telah diterima itu artinya langkah anda untuk mendapatkan pekerjaan imipian anda tinggal sedikit lagi.

7 Tips cerdas agar cepat diterima saat melamar kerja

Berikut adalah tips untuk menghadapi para pewawancara/interviewer. Caranya antara lain:

#1 Memastikan persiapan diri

Yang pertama kali wajib anda lakukan adalah mempersiapkan diri anda. Dari mulai mengetahui kekurangan serta kelebihan anda, hingga kesiapan dan kesehatan diri anda.

Anda harus mempersiapkan performa anda yang terbaik karena pada tahap wawancara/interview nantinya anda harus “unjuk kebolehan” atau “mempromosikan” kemampuan yang anda miliki pada pewawancara/interviewer.

#2 Menjaga sopan-santun serta tingkah laku anda

Apakah aspek ini sangat penting pada saat interview atau wawancara? Jawabannya adalah iya.

Ketika bertemu orang pertama kali, tentu saja aspek utama yang akan diperhatikan yaitu sopan satun serta tingkah anda.

Percuma apabila anda memiliki segudang kelebihan tetapi tidak dapat menjaga sopan santun. Para interviewer biasanya akan melihat aspek kesopansantunan si pelamar kerja terlebih dahulu. Apabila dirasa telah lolos, baru ia akan menilai aspek lainnya.

#3 Menunjukkan kepercayaan diri serta sikap positif

Dua aspek ini berfungsi untuk meyakinkan sang pewawancara/interviewer. Dengan sikap anda yang positif, maka anda secara tersirat juga akan mencerminkan bahwa anda memiliki karakter yang baik.

Juga yang terpenting, hindari jawaban “tidak” untuk setiap pertanyaan yang jawabannya membutuhkan keyakinan. Seperti pertanyaan, “Apakah anda adalah orang yang cerdas?” maka anda perlu menjawabnya dengan santai dan yakin.

Jawab saja, “Ya, saya adalah orang yang cerdas, dalam beberapa hal seperti..” kemudian tambahkan penjelasan sesuai versi anda sendiri.

Simak juga ulasan terkait mengenai tips melatih mental meningkatkan rasa percaya diri serta artikel menarik lainnya tentang 7 hal yang perlu anda lakukan ketika terkena PHK.

#4 Memusatkan perhatian serta beri antusiasme

Hampir tidak ada orang didunia ini yang suka di abaikan, begitu juga orang yang mewawancarai anda. Terlebih, merekalah yang memiliki wewenang dalam menentukan apakah anda diterima atau tidak.

Maka dari itu, usahakan anda selalu antusias serta memperhatikan apa saja hal atau pertanyaan yang diutarakan oleh pewawancara/interviewer. Selain itu, yang perlu anda hindari adalah:

  • Mengantuk hingga menguap,
  • Melongo/bengong.
  • Kurang memusatkan perhatian pada lawan bicara/kurang fokus,
  • Over antusias

#5 Memastikan bahwa anda sudah faham tempat anda melamar kerja

Mengapa hal ini penting, dan telah dibahas diawal artikel ini? karena biasanya pertanyaan-pertanyaan yang muncul saat wawancara kerja tidaklah jauh jauh dari tempat anda melamar pekerjaan.

Anda dapat mempelajari tempat anda melamar pekerjaan melalui internet, koran, atau media yang lainnya. Banyak sekali informasi yang bisa anda serap dan pelajari, asal anda mau berusaha.

#6 Membuktikan bahwa anda memiliki kemampuan untuk cerdas serta logis meskipun dibawah tekanan

Ini merupakan salah satu aspek yang amat dipertimbangkan oleh perusahaan, karena sesungguhnya dunia kerja adalah dunia yang penuh tekanan.

Maka dari itulah para pewawancara bertindak sebagai penguji mental calon pekerjanya. Usahakan menjawab yang membuktikan bahwa anda dapat berkerja dibawah tekanan.

Hindari menjawab dengan terbata-bata atau gugup, seperti menjawab menggunakan “eee” atau “anu” ketika akan menyampaikan pendapat/menjawab pertanyaan-pertanyaan.

Yang selanjutnya adalah berikanlah umpan balik kepada pewawancara/interviewer anda. Sebagai contoh, ketika anda ditanya tentang kabar anda, anda dapat menjawab “Ya pak, Alhamdulillah baik.

Bagaimana dengan bapak sendiri?”. Juga dengan memberikan umpan balik pada penanya akan memberikan anda keuntungan.

Mengapa demikian? karena pewawancara/interviewer tadi akan memiliki jeda sebelum ia menyampaikan pertanyaannya yang selanjutnya.

Tetapi yang perlu anda ingat, hindari bertanya balik pada seluruh pertanyaan yang diajukan, sehingga alih alih terlihat ramah dan fleksibel, anda hanya akan terlihat terlalu memaksakan. Bertanyalah kembali pada pertanyaan yang memungkinkan hal tersebut.

#7 Mengikuti alur wawancara secara natural

Memang nampak cerdas serta memiliki banyak kelebihan adalah hal bagus.  Tetapi meskipun demikian hindarilah kesan bahwa anda adalah orang yang sombong serta keras kepala.

Anda hanya perlu mengikuti alur, tanpa bersikap “sok tahu”. Karena tanpa sikap tersebut pun, orang sudah dapat memberi penilaian tentang anda.

Pemilihan kata serta tutur bahasa yang baik amatlah penting, gunakahnlah bahasa yang baku. Mengapa harus bahasa baku? karena penggunaan bahasa baku menunjukkan tingkat intelektual seseorang. Meskipun demikian, gunakan secukupnya karena yang berlebihan itu tidaklah baik.

Tips terakhir yang perlu anda lakukan adalah berdoa. Setelah anda mengusahakan dan berusaha, maka langkah terakhir adalah berserah diri pada Yang Maha Esa.

Itulah tips atau kiat yang dapat anda gunakan untuk melamar pekerjaan yang efektif agar mudah untuk diterima. Semoga anda mendapatkan pekerjaan impian anda!

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!