3 Macam Game Permainan Yang Mengajarkan Anak Anda Tentang Keuangan

Edukasi keuangan pada anak

Memberikan pelajaran mengenai pentingnya ilmu tentang keuangan pada anak semenjak dini, mengapa tidak? Seperti kata pepatah, mempelajari suatu hal sebaiknya dimulai sedini mungkin, begitu pula dengan masalah keuangan.

Namun permasalahannya adalah bagaimana mengajarkan anak mengenai ilmu keuangan yang terkesan rumit dan membosankan?

Terlebih lagi anak-anak harus berada di dalam suasana santai dan menyenangkan ketika mempelajari suatu hal.

Solusi dari permasalahan ini adalah memberikan anak beberapa permainan yang secara tidak langsung dapat mengedukasi anak mengenai pentingnya belajar keuangan.

Berikut adalah beberapa permainan yang dapat digunakan untuk mengajari anak mengenai keuangan.

1. Monopoli

Game edukasi keuangan untuk anak

Advertisement

Siapa yang tidak mengenal mainan klasik yang satu ini? Sesuai dengan namanya yaitu Monopoli, permainan yang satu ini memang memiliki prinsip persaingan antar para pemainnya untuk dapat menguasai (baca: memonopoli) keseluruhan permainan.

Secara tidak langsung, anak dapat mempelajari prinsip dasar keuangan seperti melakukan pembelian, penyewaan dan pertukaran properti lewat Monopoli.

Dalam kotak permainan Monopoli, terdapat bidak-bidak untuk mewakili pemain di mana mereka harus bersaing untuk mengumpulkan uang sebanyak mungkin.

Permainan ini terkesan lebih nyata karena terdapat uang-uangan monopoli yang dapat digunakan dalam permainan.

Kartu hak milik dapat digunakan untuk setiap kepemilikan properti, sehingga jika ada pemain  yang bidaknya kebetulan berada di properti pemain lain, ia diharuskan membayar seharga hak milik properti pada pemiliknya.

Baca juga  Usaha dan Bisnis Sampingan Untuk Pelajar Mendapatkan Uang Setiap Hari

Hingga saat ini permainan monopoli telah menjadi inspirasi untuk permainan-permainan bertemakan serupa.

Salah satu bank di Indonesia yaitu PT. Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga ikut mengeluarkan permainan semacam monopoli yaitu BNI Financial Board Game for Kids.

Permainan ini mengajarkan anak cara mengelola keuangan dengan benar sekaligus memperkenalkan berbagai produk perbankan, seperti investasi dan asuransi.

Tidak hanya bank BNI saja, PermataBank juga mengeluarkan permainan serupa bernama Bintang Edupermainan. Dalam permainan ini, anak-anak diajarkan untuk memahami prinsip-prinsip keuangan secara kreatif dan interaktif.

2. Cashflow

Permainan mengajarkan keuangan pada anak

Advertisement

Cashflow merupakan sebuah permainan yang mengajarkan anak untuk mengenal sekaligus mengasah kemampuan mengatur keuangan. Permainan ini diciptakan berdasarkan prinsip Teori Keuangan Cashflow Quadrant dari Robert Kiyosaki yaitu mengenai pembagian kategori hidup berdasarkan jumlah penghasilan.

Terdapat 1 buah papan permainan, 3 buah dadu, 6 buah tikus, 6 buah keju dan koin-koin Cashflow berwarna-warni. Lembar kerja finansial juga disediakan di permainan ini sehingga anak-anak dapat mengelola cashflow mereka secara efisien.

Permainan ini dapat dimainkan oleh 6 orang sekaligus, sehingga anak-anak akan merasa lebih menyenangkan bermain dan belajar bersama teman-teman mereka.

Selain dalam bentuk papan permainan nyata, permainan Cashflow juga disediakan dalam versi online dengan judul CASHFLOW® Classic Beta yang tersedia di situs richdad.com. Anak-anak dapat memainkan permainan ini di mana pun dan kapan pun secara gratis asal memiliki koneksi internet.

Baca juga  Gaji TKI/TKW Taiwan 2022 Sektor Pabrik dan Rumah Tangga Serta Potongan Yang Dikenakan

Simak juga ulasan tentang aplikasi penghasil uang yang terbukti membayar pemainnya serta artikel menarik lainnya mengenai cara menghasilkan uang lewat HP saja.

3. Tykoon

Belajar keuangan untuk anak anak

Advertisement

Mengajari anak pentingnya mengatur keuangan juga dapat dilakukan lewat aplikasi permainan di ponsel pintar, salah satunya adalah Tykoon.

Permainan ini mengedukasi anak mengenai pentingnya mengatur pendapatan dan menabung, sekaligus memberikan kesempatan pada anak untuk bertanggung jawab langsung atas keuangan pribadi mereka.

Dalam permainan ini, orangtua dapat memberikan berbagai macam tugas yang harus diselesaikan anak dengan imbalan uang saku atas pekerjaan yang telah diselesaikan.

Tidak hanya sekadar mencari uang saku saja, anak juga belajar untuk peduli terhadap sesama, yaitu dengan menyumbangkan sebagian uang mereka untuk kegiatan sosial. Melalui permainan Tykoon, anak akan belajar mandiri dan berusaha dalam mendapatkan keinginannya.

Tykoon dilengkapi dengan interface yang mudah sehingga anak dapat memahami permainan ini dengan cepat. Orangtua dapat mengontrol sekaligus mengatur pembagian tugas melalui menu pusat kontrol.

Sebagian orangtua mengatakan bahwa Tykoon merupakan media yang tepat bagi anak untuk bermain dan belajar secara efektif mengenai pentingnya manajemen keuangan.

Memberikan pelajaran akan pentingnya keuangan sedari kecil memang sangat penting. Peran orangtua sebagai figur pengajar sekaligus filter wajib dilaksanakan dengan cara mendampingi anak agar proses pembelajaran lebih maksimal.

Jika sedari kecil anak sudah mengerti masalah keuangan, di masa depan ia akan menjadi pribadi yang mandiri dan pintar mengelola keuangan pribadinya.

Baca juga  Beberapa Kebiasaan Buruk Yang Memicu Seseorang Sulit Berkembang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *