Hal Hal Yang Termasuk Kredit Modal Kerja dan Pengertiannya

Jelaskan apa yang dimaksud dengan kredit modal kerja?

Wirausahawan di Indonesia semakin banyak jumlahnya. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan beragam usaha dan bisnis yang terjadi disekitar kita. Tidak hanya yang bergerak dalam bisnis sekala besar, namun dibidang usaha kecil menengah juga sedang booming.

Setiap orang memiliki peluang yang sama untuk menjadi pebisnis. Dan bentuk usaha tersebut sebenarnya bisa dimulai dengan jenis usaha modal kecil.

Bagi sebagian orang yang memang tidak memiliki modal cukup namun memiliki semangat tinggi untuk membuka usaha sendiri, dalam hal ini pemerintah selaku pengendali pasar telah memiliki kebijakan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin membuka usahanya tanpa harus bingung perkara modal.

Melalui kerja sama dengan bank-bank yang terdapat di Indonesia, pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait dengan peminjaman modal kepada calon wirausahawan.

Bagaimana cara mendapatkan modal dari pemerintah, simak ulasan kali ini dengan seksama dan dapatkan informasi penting lainnya mengenai kredit dan pinjaman.

Peminjaman modal sesuai dengan kegunaan dibagi menjadi dua, yaitu kredit investasi dan kredit modal kerja.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas lebih dalam terkait dengan apa itu pengertian kredit modal kerja? Sesuai dengan namanya, kredit modal kerja memiliki pengertian fasilitas kredit jangka pendek yang diberikan kepada calon peminjam dalam bentuk mata uang rupiah maupun valuta asing sebagai kebutuhan modal kerja yang habis dalam satu siklus usaha.

Dimana kredit modal kerja ini memiliki jangka waktu yang terhitung pendek, yaitu maksimal satu tahun. Jadi, apa itu kredit modal kerja? Kredit modal kerja ini merupakan kredit untuk perorangan atau sebuah badan usaha lainnya yang ingin mengembangkan lebih lebar usahanya dengan syarat sudah memiliki perijinan usaha dan usaha sudah berjalan selama kurang lebih satu tahun.

Karena memang banyak para wirausahawan yang masih memiliki modal minim untuk mengembangkan usahanya, maka kredil modal kerja pun bisa dijadikan pilihan agar bisnis yang dijalankan semakin besar.

Fokus utama dari kredit modal kerja sendiri adalah untuk mendukung kemajuan usaha para calon peminjam dengan usaha kecil dan menengah agar mampu mengembangkan usaha mereka.

Sehingga para wirausahawan yang  memiliki usaha kecil dan menengah ini juga bisa melebarkan sayapnya supaya tidak tenggelam di dunia bisnis, yang mana seringkali terjadi bahwa bisnis kecil lambat laun akan tenggelam jika tidak segera dikembangkan.

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa jangka waktu dari kredit modal kerja memang pendek, dengan patokan maksimal peminjaman hanya selama satu tahun.

Dan dalam satu tahun tersebut nilai pencairan kredit maksimal 70% dari total kebutuhan modal kerja dengan jaminan usaha itu sendiri, sedangkan jaminan tambahan akan diikutsertakan apabila memang benar-benar dibutuhkan.

Jenis dari kredit modal kerja diantaranya, pinjaman rekening koran yang merupakan suatu fasilitas bagi nasabah untuk melakukan penarikan setiap saat melalui rekening korannya hingga plafond tertentu dengan menggunakan cek atau BG.

Kemudian ada juga pinjaman aksep yang setiap saat bisa ditarik dan dikembalikan dengan pemberitahuan terlebih dulu oleh nasabah kepada bank.

Setiap penarikan dilakukan dengan menyerahkan surat aksep sesuai jumalh yang ditarik. Nasabah pun dapat menarik kredit ini berulangkali selama debet tidak melebihi plafond yang diberikan. Pinjaman aksep ini kemudian terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Pinjaman Aksep atau disingkat PA: nasabah bisa menarik kredit berulangkali asalkan debet tidak melebihi plafond yang diberikan.
  • Pinjaman Aksep Conditional atau disingkat PAC: nasabah dapat menarik kredit berulangkali asalkan debet tidak melebihi plafond yang diberikan, namun untuk melakukan penarikan atau pelunasan nasabah harus memenuhi syarat-syarat khusus sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.
  • Pinjaman Aksep Non Revolving atau disingkat PAN: fasilitas kredit dapat ditarik mencapai plafond yang ditentukan, dan setiap ada pembayaran baik sebagian atau keseluruhan untuk melunasi outstanding kredit, maka, pembayaran tersebut tidak dapat ditarik kembali atau bisa dikatakan tidak ada longgar tarik.
  • Pinjaman Aksep Conditional Non Revolving atau disingkat ACN: fasilitas kredit yang bisa ditarik mencapai plafond yang ditentukan, dan setiap ada pembayaran baik sebagian atau keseluruhan untuk melunasi outstanding kredit, maka, pembayaran tersebut tidak dapat ditarik kembali atau bisa dikatakan tidak ada longgar tarik. Namun untuk melakukan penarikan atau pelunasan nasabah harus memenuhi syarat-syarat khusus sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

Demikian uraian dari kredit modal kerja, bagi anda yang ingin mengembangkan usaha, maka kredit ini bisa menjadi pilihan untuk menunjang kebutuhan pengembangan usaha. Dengan berbagai macam jenis dari kredit modal kerja, anda bisa memilih salah satu yang paling sesuai dengan kebutuhan anda. Semoga sukses.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *