Memulai Belajar Investasi Saham Online Untuk Pemula Mulai Dari Rp 3000 Saja

Memulai investasi saham secara online untuk pemula

Cara belajar atau memulai bisnis investasi saham secara online bagi yang masih pemula sebenarnya cukup mudah dan tidak harus dengan menyediakan modal besar.

Apabila anda mendengar investasi saham, pasti sebagian dari anda berfikir itu adalah alat untuk memperoleh kekayaan bagi mereka yang memang berkantong tebal. Padahal, sebenarnya semua orang dapat melakukan investasi saham juga!

Tapi apakah anda tahu definisi saham? Saham menurut BFI (Bursa Efek Indonesia) adalah tanda keikutsertaan modal disuatu perusahaan perseorangan atau perseroan terbatas. Dengan ini maka orang yang memiliki saham maka ia memiliki modal perusahaan juga.

Dengan itu orang yang memiliki klaim akan aset, pendapatan, dan juga memiliki hak hadir di RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Apabila kita menginvestasikan saham pada perusahaan tentunya kita akan dapat laba yang di tetapkan dengan sistem bagi hasil, yang mana sesuai dengan performa perusahaan serta kondisi pasar.

Ada dua jenis saham yang terdapat pada bursa efek, antara lain:

#1 Saham biasa

Pemilik saham ini berhak mendapatkan bagian keuntungan dari perusahaan tetapi juga di wajibkan bersedia mendapatkan resiko kerugian yang didapat perusahaan.

#2 Saham Preferen

Ia merupakan pemegang saham yang haknya lebih dibandingkan dengan pemegang saham biasa. Jadi apabila ada keuntungan yang didapat, ia di dahulukan.

Belajar memulai bisnis investasi saham dengan modal kecil

Investasi saham sejatinya ialah berinvestasi jangka menengah hingga jangka panjang. Artinya, kita akan menuai hasilnya dengan menunggu waktu yang lumayan lama.

Di sisi lain saham adalah alat investasi yang mudah untuk di perjualbelikan (likuid). Bagaimana cara memulai investasi saham? Untuk membeli saham sebuah perusahaan, anda perlu menemui pialang atau broker saham.

Mereka ini (pialang) ada yang miliknya Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Swasta, juga dimiliki asing. Ada beberapa sekuritas yang dimiliki negara, antara lain:

  • BNI Sekuritas
  • Bahana Sekuritas
  • Danareksa Sekuritas
  • Mandiri Sekuritas

Tetapi meskipun demikian banyak sekali orang yang belum mengetahui bagaimana cara membeli saham tersebut, padahal caranya kurang lebih sama seperti membuka buku tabungan!

Awalnya anda membuka rekening saham terlebih dahulu. Biasanya setoran awal untuk rekening perusahaan adalah Rp 1 juta. Sedangkan persyaratan-persyaratan yang lain amat mirip dengan seperti membuka rekening tabungan pada umumnya yaitu:

Bagaimana cara memulai transaksi saham online

Kini anda telah memiliki rekening saham anda, anda tidak perlu bingung untuk memulai transaksinya! Kamu dapat mendownload aplikasi perusahaan sekuritas yang sebelumnya telah kamu pilih.

#1 Menggunakan platform saham online

Sebagai contoh, andai anda pada akhirnya memilih investasi saham pada BNI Securities, maka anda dapat mendownload aplikasi Esmart di ponsel pintar anda yang berguna untuk transaksi saham.

Apa kelebihan aplikasi ini? tentu saja dengan begini anda bisa memantau pergerakan pasar kapan dan dimana saja.

Selain itu tadi, ada juga platform investasi saham online milik BUMN yang ada yaitu:

  • MOST Mobile Mandiri Securities
  • D’One TradePro Danareksa Online

#2 Menentukan saham

Kini di ibaratkan segala persiapan anda untuk berperang telah lengkap, kini adalah waktunya untuk berburu saham. Yang perlu anda perhatikan saat akhirnya menentukan membeli saham suatu perusahaan, anda harus mengamati kinerja dari perusahaan tersebut apakah ia tergolong perusahaan yang berkembang ataukah sehat.

Anda juga perlu mencari informasi laporan keuangan IDX perusahaan atau mengamati grafik kinerja perusahaan tersebut secara online agar anda tahu kira-kira keuntungan yang didapatkan.

Kemudian juga perlu melihat riwayat perusahaan itu pada bulan sebelumnya. Kita ambil contoh PT. Unilever Indonesia, sempat membagikan dividen sebanyak 2,6 triliun atau Rp 342 setiap sahamnya.

Dengan melihat riwayat dari perusahaan di bulan-bulan sebelumnya, setidaknya anda mendapat gambaran manakah perusahaan yang memberi keuntungan sesuai keinginan anda.

#3 Membeli saham

Kini anda telah menentukan pilihan saham, selanjutnya anda dapat membeli saham melalui broker atau pialang saham yang telah anda pilih tersebut bisa melalui telepon atau bisa juga melalui aplikasi online anda.

Metode pembelian saham tersebut dapat dengan cara anda menyetorkan secara tunai atau memotong saldo yang telah tersedia pada rekening anda.

Biasanya para investor saham mengincar perusahaan yang telah sukses dan besar karena akan membuat kecilnya resiko kegagalan dan potensi keuntungannya yang besar.

Nah, saham dari perusahaan yang besar ini memiliki nama atau sebutan yang cukup populer yaitu Blue Chip. Harga saham Blue Chip perlembarnya biasanya cukup tinggi.

Simak juga ulasan terkait mengenai investasi online terbaik bisa mulai dengan Rp 100 ribu serta artikel menarik lainnya tentang 5 macam investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Situasi ketika jumlah saham per lot turun

Pada Januari 2014 silam, Bursa Efek Indonesia menerbitkan kebijakan baru yaitu perubahan ukuran lot saham. Sebelum adanya kebijakan ini, minimal kita harus membeli 500 lot saham dan kini di turunkan menjadi hanya 100 lot saham.

Tentu saja kebijakan ini bukan tanpa arti, kebijakan ini bertujuan meningkatkan likuiditas serta memperbanyak jumlah investor domestik.

Karena jumlah minimal lot yang di beli telah berkurang, maka dana yang disiapkan untuk membeli sahampun ikut berkurang.

Sebagai contoh, apabila perusahaan A menjual sahamnya Rp 40.000 disetiap lembarnya. Maka apabila minimal 500 lot jadi dana yang diperlukan adalah 40.000 x 500 = Rp 20.000.000 terhitung besar kan? Karena adanya kebijakan baru yang menurunkan lot saham minimal sebanyak 100 lot maka dana yang di butuhkan adalah Rp 4.000.000 saja.

Mungkin anda masih bertanya-tanya, apakah ada investasi saham online yang jauh lebih murah? Jawabannya adalah ada. Pada November silam PT. Telkom membandrol harga Rp 3000 rupiah saja untuk perlotnya. Dengan begitu hanya dengan menyediakan modal sebesar Rp 300.000,- saja maka anda sudah menjadi investor saham.

Yang perlu diperhatikan sebelum memulai investasi saham adalah menetapkan tujuan anda, selain itu megikuti investasi saham artinya anda telah memiliki dana cadangan, karena investasi saham sendiri ialah investasi jangka menengah hingga panjang.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!