Advertisement

Menyiapkan DP Uang Muka Kredit Rumah (KPR), Berikut 4 Pilihan Solusinya

Uang muka DP KPR kredt rumah lebih ringan

Ingin mengajukan permohonan kredit kepemilikan rumah (KPR) dan anda merasa kesulitan untuk menyiapkan DP uang muka yang terasa masih berat maka ada beberapa solusi yang bisa diambil untuk mengatasinya.

Mampu membeli rumah idaman memang dambaan setiap orang namun pada umumnya masih banyak yang terkendala dengan masalah pembiayaan yang cukup besar dan darimana mereka harus mendapatkan sumber uang untuk kebutuhan KPR tersebut.

Proses membeli rumah secara kredit memang diharuskan untuk meyediakan sejumlah uang muka dan peraturan yang dibuat sejak September 2013, Bank Indonesia memperketat KPR melalui regulasi rasio pinjaman terhadap aset (loan to value/LTV) dan pelarangan KPR inden.

Dengan demikian pemberi kredit pun akan mengikuti peraturan dengan memberikan kredit maksimal sebesar 70% dari nilai properti yang akan dibeli.

4 Cara bijak untuk mempersiapkan dana uang muka DP KPR sesuai kemampuan

Berikut ini adalah ulasan mengenai solusi yang dapat dilakukan oleh calon pemohon KPR agar bisa memperoleh dana sebagai DP atau uang mukanya.

#1 Menabung adalah pilihan yang paling aman

Dengan menggunakan hitungan presentase regulasi yang ada saat ini, maka nilai jumlah DP sebuah KPR memang cukup menguras tabungan.

Misalkan saja sebuah rumah yang akan di beli seharga Rp 240 juta, maka besarnya jumlah uang muka yang mesti disediakan adalah sebesar Rp 72 juta.

Dengan ini sudah sepatutnya untuk merencanakan keuangan dengan lebih bijak yaitu menghitung berapa penghasilan serta pengeluaran setiap bulannya apakah memenuhi kebutuhan.

Jika merencanakan KPR yang mana memang rumah adalah sebuah investasi yang sangat mengutungkan, maka sebaiknya anda membuat target untuk segera mengumpulkan dana uang muka secepatnya.

Jika target Anda untuk mengajukan KPR adalah 2 tahun, maka Anda harus berpikir bagaimana caranya mengumpulkan uang Rp 72 juta dalam 2 tahun.

Pemahamannya adalah anda harus siap meabung minimal sebesar 3 juta perbulan untuk dapat mencapai target tersebut.

#2 Berusaha memperoleh bantuan dana uang muka

Pilihan yang kedua untuk mempersiapkan uang muka KPR ini lebih mendukung bagi mereka yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) karena akan memperoleh fasilitas yang diberikan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan – Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS).

Program Bantuan Uang Muka (BUM) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah bantuan yang diberikan kepada PNS untuk membantu uang muka pembelian rumah yang dilakukan melalui fasilitas KPR.

Besarnya nilai bantuan ini akan sangat beragam dan tergantung golongan kemudian PNS juga berhak memanfaatkan tambahan bantuan dana uang muka dengan bunga dan tenor yang menguntungkan.

Formulir dan keterangan bantuan ini dapat diakses melalui situs Bapertarum-PNS. Proses pengajuan juga dapat dilakukan melalui bank pelaksana yang telah bekerjasama dengan Bapertarum-PNS ini.

Simak juga ulasan terkait mengenai proses mengajukan permohonan KPR pada bank BCA serta artikel menarik lainnya tentang solusi mengatasi masalah terbelit cicilan KPR.

#3 Khusus bagi pemegang jamsostek

Untuk yang tidak berstatus PNS  namun bekerja pada sebuah perusahaan maka tidak perlu berkecil hati karena masih memiliki kesempatan untuk mengajukan pinjaman uang muka dari jamsostek.

Ini adalah salah satu program dari Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) yang memberikan pinjaman sebagian Uang Muka Perumahan kepada tenaga kerja peserta Jamsostek untuk pemenuhan kebutuhan perumahan melalui fasilitas KPR dari perbankan.

Tenaga Kerja yang telah memenuhi persyaratan dengan jumlah maksimal yaitu sebesar Rp 20.000.000,- untuk penyaluran lewat perbankan dan Rp 15.000.000,- untuk penyaluran biasa.

Hal yang paling menarik adalah tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh PUMP memang lebih ringan hanya 3% (tiga persen) pertahun dengan suku bunga flat.

Untuk tenor PUMP sendiri maksimal hinga 5 tahun dan tipe spesifikasi rumah yang pada umumnya mendapat dukungan PUMP-Jamsostek adalah type maksimal sampai dengan rumah sederhana. Simak ulasan terkait tentang mengajukan KPR melalui BPJS.

#4 Mengajukan kredit tanpa agunan (KTA)

Pilihan yang terakhir untuk bisa memperoleh dana uang muka KPR ini tergolong cukup beresiko karena anda akan sekaligus memiliki 2 macam kredit yang sangat berbeda.

Selanjutnya anda akan memiliki tanggungan untuk membayar cicilan KPR beserta cicilan KTA dalam waktu yang bersamaan.

Untuk itu jika anda telah siap dengan segala konsekuensinya maka mengajukan permohonan kredit pinjaman program KTA pada bank merupakan langkah cepat memperoleh dana untuk memenuhi kebutuhan DP atau uang muka KPR  dengan nilai kredit tanpa agunan KTA hingga ratusan juta.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!