Cara Menghitung Gaji Bersih Dari Gaji Kotor Setelah Pajak

Apa perbedaan gaji kotor dan gaji bersih?

Tidak semua orang tahu perbedaan antara gaji kotor dan gaji bersih, tapi apakah kita paham betul dengan semua sifat-sifat keduanya dan apa pengaruh keduanya bagi pemberi pekerjaan dan pekerja itu sendiri? Pada artikel ini, akan membahas perbedaan mendasar antara gaji kotor dan gaji bersih.

Definisi gaji kotor dan gaji bersih

Gaji kotor adalah jumlah uang yang diberikan kepada seorang pekerja sebagai imbalan atas pekerjaan yang mereka lakukan sebelum dikurangi potongan-potongan yang relevan dengan penerima gaji.

Sementara itu, gaji bersih adalah jumlah uang yang diterima seorang pekerja setelah dikurangi potongan-potongan yang diasosiasikan pada gaji pekerja tersebut.

Singkatnya, gaji kotor adalah total dari jumlah uang yang diberikan kepada seorang karyawan (gaji dan tunjangan-tunjangan lainnya), sementara gaji bersih adalah jumlah akhir yang Anda terima setelah dikurangi pajak yang harus pekerja dan pemberi pekerjaan bayarkan pada pemerintah.

Langkah-langkah untuk menghitung gaji kotor dan gaji bersih

Kami akan menunjukkan bagaimana menghitung gaji bersih dari gaji kotor dalam empat langkah:

Langkah 1: Ketahui jenis gaji Anda. Jika gaji Anda tidak dibayarkan bulanan, maka perhitungan akan dilakukan proporsional terhadap gaji yang Anda terima untuk satu bulan kerja.

Gaji pokok ditambahkan dengan berbagai jenis tunjangan yang diberikan pada Anda, JKK 0,24% dari gaji pokok Anda, dan JK 0,3% dari gaji pokok Anda. Dari perhitungan ini Anda mendapatkan jumlah gaji kotor Anda per bulan.

Baca juga  4 Hal Penting Sebelum Melakukan Pinjaman BPR Agar Tidak Bermasalah

Langkah 2: Setelah mengetahui gaji bulanan kotor Anda, langkah berikutnya adalah mengurangi biaya-biaya berikut: Biaya jabatan 5% dari gaji kotor, iuran JKT (Jaminan Hari Tua) sebesar 2% dari gaji pokok, dan JP (Jaminan Pensiun) sebesar 1% dari gaji pokok (jika ada).

Langkah 3: Langkah selanjutnya adalah mengurangi pajak penghasilkan yang harus Anda bayarkan. Jumlah yang Anda dapatkan pada langkah 2 dikalikan 12 bulan, kemudian kurangi besar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sesuai kondisi Anda.  Lihat besar PTKP di sini.

Jumlah yang Anda dapatkan dari hasil pengurangan tersebut adalah jumlah gaji yang dikenakan pajak, sehingga, Anda harus mengalikan 5% pada jumlah tersebut.

Dari sana Anda akan mendapatkan jumlah pajak yang harus Anda bayarkan. Kurangi gaji sebelum pajak dengan pajak yang harus Anda bayarkan, maka Anda akan mendapatkan jumlah gaji yang benar-benar akan Anda terima.

Langkah 4: Terakhir, tidak berlaku untuk semua pekerja, karena potongan ini bersifat pribadi, yaitu pengurangan terhadap pinjaman-pinjaman pribadi Anda.

Namun, di internet juga tersedia cara yang lebih sederhana dan lebih cepat untuk menghitung gaji kotor dan gaji bersih Anda. Perhitungan ini kami tunjukkan agar Anda dapat double check atau menghitung sendiri secara manual.

Saat ini sudah banyak terdapat aplikasi untuk menghitung gaji kotor dan gaji bersih Anda secara online yang disahkan oleh Direktorat Jendral Pajak (DJP) sebagai mitra resmi aplikasi pajak.

Baca juga  Fungsi, Prinsip, dan Karakteristik dari Anggaran pada Keuangan Negara

Apakah Anda membutuhkan pinjaman?

Apakah Anda membutuhkan pendanaan untuk membayar tagihan mendesak? Apakah uang dan gaji yang Anda terima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan di akhir bulan?

Saat ini sudah banyak perusahaan peminjaman uang secara online yang hadir untuk membantu Anda menghadapi situasi seperti ini.

Ada beberapa aplikasi pinjol resmi OJK bunga rendah yang memiliki produk keuangan terbaik untuk anda gunakan  dengan segera dan mendesak bahkan bisa diproses hanya dalam waktu 10 hingga 15 menit.

Untuk mengakses jenis pinjaman apa saja yang cocok dengan kondisi keuangan anda saat ini bisa disimak pada ulasan mengenai aplikasi pinjaman online terbaik langsung cair klik disini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *