Advertisement

Bisnis Rental Mobil: Strategi Perhitungan Modal dan Estimasi Keuntungannya

Strategi bisnis dan usaha rental mobil

Memulai bisnis dan usaha rental mobil untuk saat ini memang cukup menjanjikan dan bagaimana strategi pehitungan modal serta berapa keuntungan yang kelak akan diperoleh sebaiknya anda pelajari secara mendalam.

Dengan menyikapi pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat sekarang ini yang ma mereka banyak yang memerlukan aktifitas dengan mobilitas tinggi, maka tidak heran jika bisnis dibidang jasa seperti rental mobil layak untuk di bidik sebagai peluang usaha yang menguntungkan.

Lantas bagaimana jika anda masih awam dalam bisnis ini kemudian ingin terjun menjalankannya, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Memulai bisnis usaha rental mobil untuk pemula

Jika kita mengutip kalimat yang diungkapkan oleh sang legenda bisnis Bob Sadinoe kalau bisnis yang bagus itu adalah yang dimulai, bukan yang ditanyakan terus.

Kalimat ini memang mengandung makna yang cukup mendalam walaupun sususan katanya terbilang cukup simple. Jadi maksudnya disini adalah modal utama untuk memulai sebuah bisnis itu bukanlah modal material yang berupa uang akan tetapi tekad yang kuat.

Nah, ketika komponen itu sudah ada dalam diri anda berarti anda sudah siap untuk memulai sebuah bisnis. Ketika sudah siap maka anda harus secepatnya mengatur strategi bisnis. Berikut strategi dasar yang bisa anda terapkan.

  1. Pilihlah tempat usaha yang strategis, sehingga siapapun bisa mengaksesnya dengan mudah.
  2. Cobalah untuk mensurvei kendaraan jenis apa yang menjadi favorit masyarakat.
  3. Cobalah untuk mencari kendaraan yang perawatan dan suku cadangnya mudah dicari supaya beban biaya operasional tidak terlalu banyak.
  4. Untuk mengurangi resiko kerugian yang mungkin saja anda alami, maka cobalah untuk mencari asuransi kendaraan.
  5. Selalu siapkanlah administrasi yang lengkap supaya data konsumen senantiasa tercatat dengan baik.
  6. Untuk meningkatkan pelanggan maka anda harus membangun jaringan sebanyak mungkin.
  7. Jika anda menghendaki adanya sopir maka pilihlah sopir yang bertanggung jawab, disiplin, kredible dan yang pasti tidak sembrono ketika bekerja.
  8. Kemudian yang terakhir yaitu menghitung modal dan kemungkinan keuntungan.

Beberapa faktor yang menentukan keuntungan dari bisnis rental mobil

Nah, dalam urusan hitung hitungan modal dan keuntungan anda dituntut selalu cermat dan teliti.

Kebanyakan mereka para pebisnis baru hanya menghitung keuntungannya saja sehingga mereka mengabaikan modalnya. Padahal modal juga bisa menentukan untung tidaknya suatu usaha. Untuk bisa menghitungnya maka anda perlu memperhatikan faktor apa saja yang berkaitan dengan modal. Berikut ini perinciannya.

#1 Membeli mobil baru atau bekas

Umumnya masyarakat itu lebih memilih mobil baru ketimbang mobil bekas. Selain lebih bagus biaya perawatannya pun juga lebih sedikit setidaknya selama 3 tahun anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar.

Ditambah lagi dengan asuransi yang juga lebih mudah diurus jika mobil itu baru. Nah, kalau mobil bekas itu harganya lebih murah, selain itu sudah ada aksesorisnya seperti kaca film.

#2 Membeli mobil secara kredit atau kontan

Masalah pembelian pun juga tidak kalah pentingnya untuk anda pikirkan. Pembelian kendaraan yang cash akan lebih mudah karena anda tidak perlu menanggung beban asuransi setiap bulannya.

Selain itu anda juga akan terhindar dari debt collector jika anda sampai nunggak membayarnya.

Pembelian mobil dengan cara kredit memanglah cocok bagi mereka yang modalnya minim. Namun akan terasa lebih mudah bila mobil tersebut anda karyakan sehingga cicilan setiap bulannya akan terasa gampang.

Nah setelah hal ini sudah anda pikirkan dengan matang maka langkah selanjutnya adalah dengan menghitung potensi keuntungan yang anda dapat.

Misalnya saja anda kredit mobil baru seharga Rp 150.000.000,00. Kendaraan tersebut direntalkan tanpa adanya sopir. Kira kira berapa keuntungan anda setalah dua tahun, ya? Berikut perinciannya.

Modal

Harga mobil     :    Rp 150.000.000,00

DP                       :    20% x Rp 150.000.000,00 = Rp 30.000.000,00 jumlah DP minimum sudah ditentukan pemerintah

Cicilan                :    Rp 3.500.000,00/bulan selama 23 bulan

Biaya aksesori  :    Rp 6.000.000,00 biaya ini terdiri dari cover, kaca film dan lain – lain
Asuransi all risk    :  Rp 3.500.000,00

Total investasi    :  Rp 193.000.000,00

Pengeluaran berjalan

Bensin                                                 :    Rp 600.000,00/hari = Rp 14.400.000,00

Ganti oli mesin + transmisi            :    Rp 5.500.000,00

Ganti ban 2 set                                 :    Rp 8.000.000,00

Ganti aki                                             :    Rp 700.000,00

Servis ruti                                           :    Rp 7.000.000,00

Cuci dan salon khusus  bulan sekali :     Rp 9.000.000,00

Pajak                                                   :    Rp 5.000.000,00

Total pengeluaran: Rp 49.600.000,00

Penerimaan

Total hasil sewa 2 tahun*                       :   Rp 292.000.000,00

Kendaraan dijual setelah angsuran lunas        :           Rp 120.000.000,00

Total penerimaan: RP 412.000.000,00

Keuntungan selama 2 tahun  :  Rp 412.000.000,00 – (Rp 193.000.000,00 + Rp 49.600.000,00) = Rp 169.400.000,00

*Hasil keuntungan di atas dihitung lewat perkiraan dengan tariff Rp 400,000,00 per 12 jam dan naik 2 kali lipat pas musim mudik lebaran.

Hasil penghitungan di atas hanya bersifat perkiraan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti sesuaikan dengan kondisi masing masing.

Simak juga ulasan terkait mengenai beli mobil secara kredit untuk bisnis taksi online serta artikel menarik lainnya tentang menjual mobil yang masih kredit untuk mendapat dana segar.

#3 Resiko serta beragam hambatan yang harus siap dihadapi

Perlu anda ketahui bahwa bisnis rental ini juga memiliki beberapa hambatan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mobil digelapkan atau dibawa kabur penyewa
  • Mobil secara fisik rusak/kecelakaan/lecet
  • Sepi order atau Sepi penyewa

Untuk masalah mobil dibawa kabur, sebenarnya hal ini bisa saja anda cegah dengan menahan kartu identitas penyewa dan juga meminta uang jaminan atau minimal anda mengetahui seara akurat tetang profil penyewa.

Selain itu anda juga bisa memasang perangkat keamanan seperti GPS untuk memantau lokasi mobil berada.

Untuk masalah mobil rusak bisa anda bisa mengatasi dengan asuransi kendaraan bermotor. Sebelum ikut asuransi sebaiknya anda paham lebih dulu perihal asuransi supaya ketika melakukan klaim tidak akan mendapatkan penolakan.

Nah, untuk masalah sepi penyewa ini membutuhkan daya kreatifitas dari anda dengan memanfaatkan berbagai aplikasi yang ada. Dengan memanfaatkan aplikasi itu anda bisa menembus berbagai perusahaan besar untuk menawarkan jasa anda. Jika mereka tertarik maka anda akan sangat diuntungkan.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!