Apa Itu Bisnis Bitcoin? Bagaimana Fakta dan Peluangnya Di Masa Depan

Bisnis bitcoin dan resikonya

Belakangan ini bitcoin ramai diperbincangkan di Indonesia. Banyak sekali orang yang penasaran dan bertanya-tanya tentang apa itu bisnis bitcoin dan uang virtual ini.

Bahkan sangat sering di bicarakan tentang trading bitcoin dikaitkan dengan trading forex yang mana keduanya ini sangat kentara perbedaanya dari masalah keamanan dan legalitas.

Bitcoin saat ini masih di ragukan tingkat keamanannya, dan untuk masalah legalitas bitcoin ini masih ilegal khususnya di Indonesia.

Fakta mengenai bisnis bitcoin dan apa saja ketentuan yang mengatur transaksinya

Berikut ini kami jelaskan 10 fakta tentang mata uang virtual ini serta sedikit perbandingannya dengan trading forex.

Di harapkan setelah mengetahui hal ini maka bisa memberikan pemahaman serta mungkin dapat bermanfaat nantinya seiring makin maraknya peredaran bitcoin di Indonesia.

#1 Sedikit tentang bitcoin

Keuntungan Kelemahan Resiko Investasi Bitcoin

Bitcoin adalah wujud nyata dari beberapa mata uang virtual yang dapat digunakan untuk segala transaksi pembayaran secara digital.

Bitcoin pertama kali ditemukan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009 dengan banyaknya bitcoin yang beredar sejumlah lima puluh bitcoin saja.

Sebenarnya nama Nakamoto sendiri merupakan nama samaran yang hingga kini ia belum jelas apakah Nakamoto merupakan nama orang atau nama kelompok yang ahli di bidang kriptografi.

#2 Bagaimana cara mendapatkan bitcoin?

Untuk mendapatkan uang virtual ini pada dasarnya dapat di peroleh dengan dua cara yakni dengan melakukan penambangan dan juga dengan cara membeli.

Menambang bitcoin atau istilahnya dalam bahasa Inggris yakni Bitcoin minning di lakukan lewat menyelesaikan masalah sistematis atau puzzle yang mana ini berdasarkan level kesulitan tertentu.

Apabila penambang dapat menjawab atau menyelesaikan puzzle dengan tepat, maka penambang atau minner akan mendapat pecahan bitcoin sebagai reward.

#3 Bitcoin memiliki sifat terdesentralisasi

Apa arti dari bitcoin memiliki sifat desentralisasi? Bahwa bitcoin ini tidak memiliki lembaga otoritas terpusat untuk mengatur transaksi serta peredarannya.

Inilah yang menyebabkan banyaknya penipuan yang berkedok investasi bitcoin karena ketiadaan otoritas sentral.

#4 Bitcoin memiliki jumlah yang terbatas

Keuntungan investasi bitcoin dan emas

Kabarnya hanya ada 21 juta bitcoin yang beredar didunia ini. Sementara ini telah ada 12 juta bitcoin yang sudah di temukan dan kira-kira menghabiskan hingga tahun 2140 untuk menambang bitcoin hingga keping terakhir.

Bagaimana dengan Trading Forex? Inilah yang menjadikan perbedaan antara bitcoin dengan trading forex. Mata uang yang beredar untuk trading forex tergantung dengan permintaan dan penawaran pasar.

Siapa yang menjadi otoritas sentral pada Trading Forex? Yang menjadi pengendali pada trading ini yaitu Bank Sentral.

Baca juga artikel tentang jenis jenis uang elektronik dari bank penerbit serta ulasan terkait mengenai keunggulan dan kelemahan jenis transaksi e-payment

#5 Bagaimana bila bitcoin telah mencapai limit?

Apabila uang virtual ini telah menyentuh limitnya, secara otomatis block reward untuk para penambang akan semakin menipis.

Untuk membuat bitcoin tetap berharga bagi miners atau penambang, maka dibutuhkan biaya transaksi yang telah ditentukan.

Penambang mungkin akan tetap mengumpulkan biaya transaksi tanpa memperdulikan besaran biayanya. Mengapa hal ini terjadi? Karena merupakan akibat dari bitcoin yang tidak diatur oleh lembaga yang berwenang apapun.

Apabila bitcoin berada pada titik dimana biayanya sangat tinggi, diperkirakan bitcoin tidak akan digunakan lagi.

#6 Volatilitas bitcoin

Mobilitas harga uang virtual ini tidak dapat diprediksikan, bahkan ia memiliki kecendurungan untuk berfluktuasi secara tinggi yang tidak dapat dikontrol.

Ini dapat terjadi karena bitcoin mengandalkan spekulasi. Pada bulan Desember 2017 silam, data pada CoinDesk yang semula berada pada harga US$17.000  langsung turun tajam ke harga US$15.000.

Apabila mengingat sejarah awalnya bitcoin muncul, bahkan harganya hanya US$8 hingga US$9 saja.

#7 Keberadaan bitcoin di Indonesia masih ilegal

Pada UU nomer 7 tahun 2011 tentang Mata Uang serta UU no 6 tahun 2009 menyebutkan bahwa uang bitcoin bukan merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Dengan di keluarnya UU tersebut, telah jelas bahwa Bank Indonesia melarang keras peredaran uang bitcoin sebagai transaksi di Indonesia.

Selain itu Bank Indonesia juga menyatakan bawa ketiadaan regulasi untuk uang bitcoin menyebabkan keberadaaan bitcoin dapat beresiko menjadi ajang pencucian uang dikarenakan bentuknya yang tidak riil.

Berbeda dengan Forex yang telah ada undang-undang yang mengatur yakni UU no 10 tahun 2011 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

Selain itu Trading Forex juga memiliki badan regulasi yang bertindak untuk mengawasi serta mengkontrol aktifitasnya. Untuk unsur pencucian uang juga tidak berpotensi pada Trading Forex ini karena sifatnya yang bisa diprediksi.

#8 Dimanakah negara yang telah melegalkan bitcoin?

Ada beberapa negara yang telah mengsahkan keberadaan bitcoin dinegaranya. Negara-negara tersebut antara lain:

  • Jepang: Dengan lembaga regulasi untuk peredaran bitcoin bernama Financial Service Agency
  • Inggris: Bahkan untuk negara satu ini menyiapkan dana khusus untuk mengembangkan mata uang digital ini
  • Amerika Serikat: Negara Paman Sam ini adalah pengguna bitcoin terbesar di dunia, dan juga merupakan penyedia ATM bitcoin terbanyak.
  • Denmark: Merupakan negara pendukung bitcoin serta pendukung penghapusan mata uang tunai

#9 Dimanakan negara yang menentang peredaran bitcoin?

Negara-negara tersebut adalah:

  • Tiongkok: Pada mulanya negara ini ialah pasar bitcoin terbesar, tetapi kemudian tidak memperbolehkan lagi karena ada potensi bubble yang dapat mendatangkan kerugian bagi negara.
  • Korea Selatan: Korea selatan menolak peredaran bitcoin dengan alasan apabila menggunakan bitcoin, itu akan membutuhkan pengawasan dan kontrol yang ketat dari negara.
  • Singapura: Bahkan di Singapura sejumlah bank langsung menutup akun akun milik perusahaan yang mana ia menawarkan bitcoin.

#10 Resiko hilang dikarenakan human eror

Dimanakah bitcoin itu di simpan? Bitcoin disimpan pada wallet di harddisk anda yang mana berarti apabila komputer anda rusak maka uang anda juga bisa beresiko hilang.

Selain itu juga mudah untuk dihack, terkena virus, atau kesalahan lainnya. Dengan demikian, resiko hilangnya bitcoin amat sangat besar.

Jadi dapat di simpulkan bahwa penggunaan bitcoin sebagai wadah investasi belum terlalu aman. Bitcoin memiliki volatilitas yang tinggi, mengandalkan spekulasi, serta tidak di payungi badan hukum sehingga resikonya juga amat besar.

Simak juga ulasan terkait mengenai kelebihan kekurangan bisnis trading forex dan bitcoin serta artikel menarik lainnya tentang keuntungan dan kerugian investasi bitcoin.

European Central Bank sempat memprediksi bahwa transaksi dengan bitcoin dapat mengulangi krisis yang pernah terjadi pada Belanda pada abad 17. Itulah sedikit ulasan tentang bisnis bitcoin dan masa depannya, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan anda. Semoga bermanfaat!

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!