Budidaya Jangkrik Peluang Bisnis Modal Kecil Keuntungan Menggiurkan

Usaha-ternak-jangkrik-pakan-burung

Ternak atau budidaya jangkrik adalah salah satu peluang bisnis dan jenis usaha rumahan dengan modal kecil namun berpotensi menghasilkan keuntungan yang besar.

Mengingat saat ini kebutuhan konsumsi burung ocehan yang tengah trending dan banyak digandrungi oleh masyarakat menjadikan permintaan pasar akan serangga bersayap ini semakin meningkat.

Konon katanya, dengan memberi makan burung ocehan menggunakan jangkrik, burung ocehan tersebut akan bersuara lebih nyaring dan lebih bening.

Selain itu, dari sisi nilai nutrisi, jangkrik ternyata sangat kaya akan protein yang baik untuk pertumbuhan burung ocehan dan tubuh burung ocehan akan lebih gemuk dan tampak segar.

Selain untuk pakan burung ocehan, jangkrik juga banyak dicari para peternak ikan hias.

Katanya, jangkrik sangat baik untuk menonjolkan warna sisik dari ikan hias.

Kemudian ada beberapa pengobatan khas Tiongkok yang juga menggunakannya jangkrik sebagai bahan dasar membuat obat herbalnya.

Sementara populasi jangkrik di alam liar sudah semakin sulit didapatkan karena pemburuan selain juga disebabkan oleh ganasnya pestisida yang digunakan oleh para petani.

Langkah memulai usaha ternak jangkrik

Tidak memerlukan area yang luas namun minimal harus bisa digunakan untuk meletakkan kotak papan berukuran panjang 2 meter lebar 1 meter dan tinggi 60 centimeter.

Kemudian lokasi sebisa mungkin aman dari gangguan binatang seperti tikus, tokek, kucing ataupun ternak ungags lainnya.

Berikan kaki pada kandang jangkrik tersebut, rendam dan beri varnish anti serangga supaya aman dan tidak diganggu oleh semut dan serangga lain.

Untuk satu kandangnya, kamu bisa isi dengan 50 ekor indukan jangkrik, campuran antara jangkrik jantan dan betina. Indukan jangkrik tidak mahal dan harganya hanya berkisar antara 5 ribu – 10 ribu rupiah saja.

Jadi kalau beli 50 ekor indukan atau 25 pasang, hanya perlu mengeluarkan uang tidak sampai 500 ribu rupiah.

Cara membudidayakan serangga jangkrik

Cara-usaha-ternak-jangkrikKemudian cara budidaya jangkrik terkait pakannya, bisa menggunakan jenis pakan kering seperti bekatul, ketan hitam atau kalk.

Jika memungkinkan juga bisa memanfaatkan pelet ikan dan pakan ayam yang halus untuk menambah protein bagi jangkrik.

Bila telur sudah muncul, segera pindahkan telur tersebut ke dalam kandang pemeliharaan dan berikan kelembaban dengan penyemprotan air yang halus seperti embun secara berkala.

Hati-hati waktu proses pemindahannya karena telur jangkrik sangat mudah berjamur dan rawan rusak.

Jadi harus dijaga kebersihannya. Biasanya proses penetasannya membutuhkan waktu selama 15 hari.

Setelah jangkrik kecil menetas, selanjutnya mulai pada tahap cara budidaya jangkrik yang paling sulit dalam perawatannya, yakni membesarkan anakan hingga tumbuh besar.

Fase ini cukup rentan. Pada usia pertumbuhan ini, jangkrik kecil membutuhkan lebih banyak pakan dengan tambahan beberapa sayuran seperti gambas, batang pisang, batang pepaya, daun-daunan padat serat hingga kacang-kacangan.

Tetapi jika kesulitan untuk mendapatkannya, menu pakan macam bekatul, pelet dan ketan juga bisa menjadi pilihan mudah dan juga sangat bagus untuk pertumbuhan anakan.

Kemudian proses pemeliharaan jangkrik hingga siap panen biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 -15 hari dari penetasan.

Harga jual jangkrik saat ini kisaran Rp 2000 (dua ribu rupiah) per ons yang mana hanya terisi antara 50 sampai 60 ekor jangkrik.

Sedangkan untuk bibit (telur) jangkrik setiap 1kg bisa didapat dengan harga kisaran Rp 200,000 (dua ratus ribu rupiah) yang dapat panen jangkrik sampai puluhan ribu ekor.

Bagaimana? Apakah jenis usaha rumahan yang satu ini bisa menjadikan satu pilihan atau ide bisnis yang bisa dibidik? Analisa dulu target pasar di wilayah kamu berada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *